SMA2,11.09.26 (2)
7 Views

Karimun,Tanaikarimun.com – MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karimun kembali melanjutkan program kegiatan ‘MUI Masuk Sekolah’ untuk memberikan pembinaan Rohis (Rohani Islam) kepada para siswa di sekolah yang dilaksanakan setiap hari Jumat pagi. Untuk kegiatan Jumat (13/09/2026) ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Karimun, Kecamatan Karimun.

Pantauan tanaikarimun.com hari ini hadir Ketua MUI Kabupaten Karimun, Drs. H. Afrizal, Sekretaris, H. Endang Sriwahyu dan Bendahara, Mulyadi serta Hj. Maemunah, MM yang didapuk sebagai penceramah. Seperti dijelaskan Sekretaris MUI Karimun, H. Endang Sriwahyu, kegiatan hari ini merupakan kunjungan sekolah ke-6 dari 8 SLTA yang ada di Pulau Karimun yang sudah dikunjungi.

Adapun sekolah-sekolah yang sudah dikunjungi adalah SMA Negeri 1 dan 3 Karimun, MA Yaspika, SMK Negeri 1, MA Negeri dan SMA Negeri 2 Karimun. SLTA lainnya direncanakan akan dikunjungi pada kesempatan selanjutnya.

Ketua MUI, H. Afrizal dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Karimun tahun 2026. Dari 12 komisi yang ada di struktur MUI Kabupaten Karimun salah satunya adalah ‘Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat’. “Kita mengunjungi sekolah Tingkat Atas (SMA dan MA) yang ada di Pulau Karimun untuk memberikan pembinaan kepada para siswa lewat kegiatan Rohis sekolah.” Demikian Ketua MUI mejelaskan.

Hj. Maemunah, salah seorang pengurus MUI yang diberi amanah untuk memberikan tausiah memberikan penekanan tausiahnya pada hubungan baik antar pelajar di sekolah. Artinya perlunya dibangun hubungan baik antar sesama, khususnya di lingkungan sekolah. Dia mengingatkan untuk tidak saling membully baik langsung maupun melalui dunia maya. Dia menyebut istilah digital cyber bulliying yang mengandung arti adanya tindakan membulli teman melalui dunia maya. Diingatkannya, itu adalah salah satu bentuk kenakalan remaja yang banyak terjadi saat ini.

Selain itu Ibu Maemunah juga menyebut beberapa kenakalan remaja lainnya saat ini, seperti penyalahgunaan media sosial dengan mengunggah konten-konten porno, misalnya atau konten yang melanggar norma agama. Disebutnya juga kejahatan siber pemula, komunitas daring ekstrem dan kejahatan non digital lainnya. Dia mengingatkan untuk menjauhi kejahatan seperti mencuri, bolos sekolah, main judi, tawuran, bullying, dll.

Fokuslah pada pembelajaran di sekolah kita agar kesuksesan dapat diraih, kelak di kemudian hari. Itulah beberapa pesan tausiah Bu Hj. Maemunah kepada para siswa SMA Negeri 2 Karimun khususnya dan kepada hadirin pada umumnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *