
Meral-Tanaikarimun.com– SAFARI Subuh MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Karimun edisi Ahad (19/07/2026) ini dilaksanakan di Masjid Nurul Huda, Sei Raya Kecil, Meral. Seperti biasa, selain pengurus MUI Kabupaten dan MUI Kecamatan (se-Pulau Karimun) hadir juga para pegawai Kementerian Agama Kabupaten Karimun yang langsung dipimpin oleh Kepala Kantor Kemenag, H. Riadul Afkar.
Memberikan tausiah bakda salat subuh adalah Ketua MUI Kabupaten Karimun, Drs. H. Afrizal. Dalam tausiahnya Pak Afrizal, demikian dia disapa menerangkan perihal perlunya bersyukur atas nikmat yang Allah berikan. Seperti dijelaskannya bahwa begitu banyaknya nikmat yang dianugerahkan Allah kepada manusia. Tidak hanya berupa kesehatan dan waktu untuk berbuat sesuatu tapi Allah juga memberikan rezeki kepada hamba-Nya.
“Bersyukur akan membuat orang mau bersedekah atau berinfak karena bersedekah itu adalah bagian dan bentu dari bersyukur,” jelasnya. Oleh karena itu Pak Afrizal mengingatkan para jamaah yang hadir untuk terus bersyukur dalam bentu perbutan. Tidak sekadar mengucapkan alhamdulillah saja.

Satu hal yang diingatkan oleh Pak Afrizal adalah bahwa sedekah atau infak itu sesesungguhnya merupakan tabungan kita yang tersembunyi. Katanya, saat ini kita mungkin menabung uang di bank atau di celengan di rumah. Begitu juga kita menyimpan harta kita di rumah. Itu, katanya adalah tabungan yang kelihat. Tapi harta yang disedekahkan menjadi tabungan yang tersembunyi.
“Besok di akhirat kita akan menerima tabungan ini. Sedangkan yang kita tabung di dunia ini tidak akan membantu kita,” jelasnya. Lebih jauh dikatakannya bahwa harta yang di tabung di bank atau dimana saja justeru akan menadi persoalan. Malah bisa menjadi sengketa diantara keluarga.
Setelah tausiah dilanjutkan berfoto bersama dan sarapan pagi yang disediakan oleh MUI.***


