Musyahdh,11.10.26
16 Views

Meral, Tanaikarimun.com – KEGIATAN Safari Dakwah bersamaan Subuh Keliling (Suling) MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Karimun bersama Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Karimun untuk edisi Ahad (11/10/2026) ini dihelat di Masjid Al-Musyahadah, Batu Lipai, Kecamatan Meral. Suling dihadiri oleh Pengurus MUI Kabupaten Karimun dan Pengurus MUI Kecamatan se-Pulau Karimun. Ikut bersama juga para pegawai Kankemenag Kabupaten Karimun serta para Kepala KUA se-Pulau Karimun.

Penyampai tausiah subuh ini adalah H. Selina, salah seorang pengurus MUI Kabupaten Karimun. Ketua MUI Kabupaten Karimun, H. Afrizal yang hadir langsung mengatakan bahwa program Safari Dakwah yang dilaksanakan setiap Ahad Subuh dengan mengunjungi masjid-masjid yang ada di Pulau Karimun merupakan program kerja MUI, khususnya di Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat.

“MUI ingin terus berkontribusi dalam memberikan pencerahan keagamaan kepada masyarakat. Selain mengunjungi sekolah-sekolah untuk memberikan pembinaan kepada warga sekolah khususnya siswa, MUI juga berkunjung ke masjid untuk memberikan pencerahan keagamaan.” Demikian disampaikan oleh Ketua MUI Kabupaten Karimun, H. Afrizal.

H. Selina dalam tausiahnya banyak memberikan pesan-pesan agama kepada jamaah yang hadir. Sebagai hamba Allah, kita wajib bersyukur atas nikmat-nikmat yang Allah berikan kepada kita, terangnya. Dengan mengutip salah satu kitab, Selina menjelaskan perkataan Ali bn Abi Thalib tentang beberapa nikmat yang dianugerahkan Allah kepada kita.

“Ada enam nikmat tertinggi yang diberikan Allah kepada kita,” jelas Pak KUA Karimun ini. “Beberapa nikmat itu antara lain, nikmat Islam, Alquran, Muhammad, Keselamatan, Perlindungan atau penjagaan dan Kecukupan,” jelasnya sambil menguraikan satu per satu maksud nikmat itu. Tentang nikmat Islam sebagai agama yang akan menyelamatkan dan nikmat alquran sebagai pedoman keselamatan umat manusia kita mudah memahaminya, kata Pak Selina.

Tentang nikmat Muhammad sebagai Nabi dan Rasul akhir zaman, itu merupakan kenikmatan yang tidak akan diperoleh umat-umat sebelumnya. Nabi Muhammad menjadi juru selamat umat di seluruh dunia jika mau mengikutinya. Semenara nikmat keselamatan, perlindungan dan kecukupan pun Allah berikan kepada kita. Dan itu juga nikmat terbesar yang Allah anugerahkan kepada kita. Demikian antara lain materi ceramah Selina.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *